Model Pengembangan Usaha Anyaman Bambu dalam Perspektif Maqashid Syariah di Desa Letta

Authors

  • akbar akbar Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Muzdalifah Muhammadun Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Nurfadhilah IAIN Parepare
  • Andi Bahri IAIN Parepare
  • Damirah IAIN Parepare

DOI:

https://doi.org/10.24260/jkubs.v5i2.6133

Keywords:

Bamboo Weaving, Maqashid Sharia , Micro-Enterprise, Empowerment, Welfare

Abstract

Purpose: This study aims to formulate a development model of bamboo weaving micro-enterprises based on maqashid sharia to enhance community welfare in Letta Village.
Design/methodology/approach: This study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews with eight informants, consisting of five bamboo weaving artisans, one Letta Village official, and two business actors, and were supported by field observations and documentation. The data were analyzed using a descriptive qualitative analysis technique.
Research Findings: The findings indicate that bamboo weaving businesses play a vital role in supporting household income and local economic resilience. However, their development is constrained by limited access to capital, low product diversification, and weak market integration. From the maqashid sharia perspective, these businesses align with key dimensions, particularly in preserving wealth (hifz al-mal), sustaining livelihood (hifz al-nafs), and enhancing human capacity (hifz al-aql).
Contribution/Originality/Novelty: This study proposes an integrative and value-based development model that combines local resource potential with maqashid sharia principles through strengthening capital access, product innovation, and market expansion to achieve sustainable and inclusive economic empowerment.

References

Al Arif, S. (2024). Analisis Peran Pembiayaan Mikro Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM). JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik, 2(2), 116–123.

Chambers, J. C. (1995). Disturbance, life history strategies, and seed fates in alpine herbfield communities. American Journal of Botany, 82(3), 421–433.

Chapra, M. U. (2008). Islam and economic development.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Damayanti, A., & Iqbal, I. (2025). Integrasi Nilai Maqashid Syariah Dalam Pengelolaan Pendapatan Nasional: Studi Ekonomi Islam. Jurnal Riset Dan Pengetahuan Nusantara, 6(3).

Felizha, F., Syaira, N., & Wigati, S. (2025). Peran Strategi Permodalan Syariah Dalam Mendorong Ekonomi Lokal. MARGIN ECO, 9(1), 112–124.

Gusriadi, F. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Maqasid Syariah Ash-Syatibi Dalam RPJMD: Analisis Kritis Peran Perencana Bappeda Di Kabupaten Bungo. ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan Dan Manajemen Syariah, 7(1), 77–101.

Gustia, R., Ashari, D., & Hartini, T. (2025). Manajemen Keuangan Syariah Dalam Perspektif Maqasid Syariah. Jurnal Bisnis Dan Manajemen (JURBISMAN), 3(2), 255–264.

Habeahan, A., Tarigan, C. I. V., Sinaga, D., Aulia, D., Silalahi, E. A., Purba, L. M., Sinaga, R. I., & Ambarita, P. D. E. (2025). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengembangkan Ekonomi Kreatif Di Era Society 5.0. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(4), 312–324.

Hardiawan, A. C., & SUGIONO, S. (2013). Pengaruh kepercayaan, kemudahan, dan kualitas informasi terhadap keputusan pembelian secara online (studi pada pengguna situs jual beli online tokobagus. com). Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Huberman, M., & Miles, M. B. (2002). The qualitative researcher’s companion. sage.

ISNA, Y. (2025). ANALISIS EFEKTIVITAS USAHA PETERNAK LELE BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA DITINJAU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pekon Pagar Bukit Induk Kecamatan Bangkunat Kabupaten). UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

Judijanto, L., Atmaja, U., Irawati, I., Juhandi, D., Kusumastuti, S. Y., & Chaniago, N. (2025). Ekonomi Pembangunan Pedesaan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Krisna, A. E. (2024). Transformasi UMKM melalui industri kreatif: Pendekatan untuk meningkatkan daya saing dan inovasi. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 3(4), 66–81.

Mandala, I. G. N. A. K., & Putri, P. Y. A. (2025). Kinerja berkelanjutan UMKM di bali: Peran literasi keuangan inovasi fintech dan inklusi keuangan. Journal of Applied Managerial Accounting, 9(1), 98–113.

Melanta, N., & Syarif, D. (2025). SLR: Peran Lembaga Keuangan Syariah Dalam Pemberdayaan Ekonomi Lokal Di Indonesia. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 8(1), 345–357.

Mu’as, A. (2024). Strategi Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Di Pedesaan: Studi Kualitatif Pada Pelaku UMKM. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 10(2), 9–16.

Pertiwi, T. D., & Herianingrum, S. (2024). Menggali konsep maqashid syariah: Perspektif pemikiran tokoh Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 807–820.

Rofiq, A., Suryadi, N., Anggraeni, R., Makhmut, K. D. I., & Aryati, A. S. (2023). Meningkatkan daya saing UKM: Perspektif strategis. Universitas Brawijaya Press.

Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., & Kalalo, R. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503.

Tambunan, T. (2019). Recent evidence of the development of micro, small and medium enterprises in Indonesia. Journal of Global Entrepreneurship Research, 9(1), 18.

Published

2026-08-10

How to Cite

Model Pengembangan Usaha Anyaman Bambu dalam Perspektif Maqashid Syariah di Desa Letta. (2026). Jurnal Keuangan Dan Perbankan Syariah, 5(2), 225-238. https://doi.org/10.24260/jkubs.v5i2.6133