PENDAPATAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Authors

  • Tania Arimbi IAIN Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.24260/780xsf31

Keywords:

Ekonomi, Islam, Nasional, Pendapatan

Abstract

Latar belakang : Pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menekankan pada

prinsip-prinsip keadilan distribusi, aktivitas ekonomi yang halal, dan perhatian pada

kesejahteraan sosial. Dipahami sebagai hasil dari usaha produktif yang mematuhi

prinsip syariah, pendapatan nasional juga terintegrasi dengan konsep zakat untuk

kepentingan umum dan kesejahteraan sosial. Dengan menjauhi riba dan spekulasi,

serta memprioritaskan keberpihakan kepada golongan yang lemah, pendapatan

nasional dalam ekonomi Islam menjadi alat untuk mencapai tujuan-tujuan sosial,

ekonomi, dan spiritual yang membawa kemakmuran yang berkelanjutan bagi seluruh

masyarakat.

Metode : Deskriptif untuk menganalisis Pendapatan Nasional dalam Perspektif

Ekonomi Islam. Data dikumpulkan dan relevan dengan topik yang dibahas. Dengan

pendekatan ini, penulis menyajikan informasi komprehensif tentang konsep

pendapatan nasional dalam konteks ekonomi Islam dan menyoroti pentingnya

prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi.

Hasil : Pendapatan nasional dalam ekonomi konvensional diukur melalui pendekatan

produksi, pendapatan, dan pengeluaran, terutama dengan pendekatan pengeluaran

seperti GNP yang umum. Namun, kritik terhadap metode ini menyoroti

kekurangannya dalam memperhitungkan distribusi pendapatan yang merata dan

dampak lingkungan. Dalam ekonomi Islam, prinsip syariah mengatur variabel

ekonomi seperti konsumsi, investasi, dan perdagangan internasional, dengan

penekanan pada keadilan, kemakmuran masyarakat, dan keberpihakan kepada yang

lemah. Pengukuran kesejahteraan ekonomi dalam ekonomi Islam juga

memperhitungkan aspek spiritual dan kemanusiaan.

Kesimpulan : Dalam ekonomi Islam, pendapatan nasional dianggap sebagai hasil

dari usaha yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip

keadilan distribusi, penghindaran riba dan spekulasi, serta perhatian pada golongan

lemah menjadi landasan utama. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini

memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya prinsip-prinsip syariah

dalam pengelolaan ekonomi.

Kata kunci : Ekonomi, Islam, Nasional, Pendapatan.

References

Hasan, A. & Sahudin, D. (2022).
Relevansi Pemikiran Tasawuf
Syekh Nawawi Al-Bantani
Dengan Ekonomi Islam. Syifa
al-Qulub : Jurnal Studi
Psikoterapi Sufistik Vol 7, No
1, 14-26.
Lenny, (2021) Pengantar Ilmu
Ekonomi. Medan: Yayasan
Kita Menulis.
Mardiantari, (2019) “Peranan Zakat,
Infak Dan Sedekah (Zis) Dalam
Upaya Meningkatkan
Perekonomian Masyarakat
Kota Metro (Studi Pada
Lazisnu Kota Metro)” 17: 15.
Purwanti, (2020) “Pengaruh Zakat,
Infak, dan Sedekah terhadap
Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia.” Jurnal Ilmiah
Ekonomi Islam 6 (1): 101.
Tambunan, (2022). Pertumbuhan
Ekonomi Dalam Perspektif
Islam. Journal of Management
and Creative Business, 1(1),
63–71.
15

Published

2024-12-31

How to Cite

PENDAPATAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. (2024). Journal of Islamic Economy and Business (JIsEB), 3(2). https://doi.org/10.24260/780xsf31