PERANAN ZAKAT DALAM PEREKONOMIAN

  • Sri Yuliani Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
  • Luqman Luqman IAIN Pontianak
Keywords: Islam, Ekonomi, Zakat

Abstract

Abstract

Zakat is one of the practices of Islamic teachings that are directly related to the community. Zakat funds are collected by the Amil Zakat Agency and distributed to mustahiq. In general, the distribution of zakat funds that have been collected by zakat amils ​​spread throughout Indonesia is used for people who can't afford and are in dire need, especially the poor. Zakat assets are directed mainly to meet the basic needs of life and are more consumptive in nature, such as food needs and housing which are basic needs. Besides being consumptive, zakat funds can also be used for productive things. One of the problems that are often faced by a country and is very difficult to solve is the problem of poverty. These problems can be solved by making fundamental and comprehensive changes with the perfect application of sharia law; among others, by collecting and distributing zakat in accordance with the provisions that have been prescribed.

The purpose of this study is to explain the role of zakat in the economy. Apart from being an obligation for Muslims, through zakat, the Al-Quran makes it a responsibility for Muslims to help each other among others. Therefore, in our obligations zakat is a moral element, social and economic education in the field of morality, charity erodes the greed and greed of the rich, purifying and developing property objects.

 

Keywords, Islam, Economy, Market

 

Abstrak

Zakat adalah salah satu amalan ajaran agama Islam yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Dana zakat dihimpun oleh Badan Amil Zakat dan didistribusikan ke pada para mustahiq. Pada umumnya, distribusi dana zakat yang telah dikumpulkan oleh amil-amil zakat yang tersebar di seluruh Indonesia digunakan untuk orang-orang yang tidak mampu dan sangat membutuhkan, terutama fakir miskin. Harta zakat diarahkan terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya dan lebih bersifat konsumtif, seperti kebutuhan makanan, pakaian dan tempat tinggal yang merupakan kebutuhan pokok. Selain bersifat konsumtif, dana zakat juga dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh suatu negara dan sangat sulit untuk diselesaikan adalah masalah kemiskinan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan perubahan yang bersifat mendasar dan menyeluruh dengan penerapan hukum syara’ sempurna; diantaranya dengan pengumpulan dan pendistribusian zakat sesuai ketentuan yang telah disyariatkan.

Tujuan penelitian ini menjelaskan peran zakat dalam perekonomian. Zakat selain sebagai kewajiban bagi umat islam, melalui zakat, Al-Quran menjadikan tanggung jawab bagi umat Islam untuk saling tolong menolong antar sesama. Oleh karena itu, dalam kewajiban kita zakat adalah unsur moral, Pendidikan sosial dan ekonomi dibidang moralitas, amal mengikis keserakahan dan ketamakan orang kaya, memurnikan dan mengembangkan objek properti.

Published
2024-12-29