Efforts to Improve Learning Concentration Through Religious Practices at MAN 2 Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.24260/arfannur.v7i2.6040Keywords:
Learning Concentration, Religious Practices, Educational Psychology, Digital Distraction, KhusyuAbstract
Digital disruption has led to a decline in students' attention spans, yet religious practices as potential mechanisms for restoring learning concentration—remain under-researched. This study analyzes the role of religious practices in self-regulation and the restoration of student attention at MAN 2 Pontianak. Its novelty lies in the conceptualization of khusyu’ (devotional focus) as a form of concentrated attention that intersects with the concepts of "flow state" and "deep work in cognitive psychology. A mixed-methods approach was employed, involving a descriptive survey of 80 students, in-depth interviews, and participant observation. Qualitative data were analyzed using the model developed by Miles, Huberman, and Saldaña. Religious practices—such as tadarus (Quranic recitation), Dhuha (mid-morning) prayer, the recitation of Surah Yasin, and Friday prayers—facilitate cognitive transitions, foster single-tasking skills, and aid in managing digital distractions. The study also identifies teacher fatigue resulting from the burden of supervision. Significance: Institutionalizing religious practices offers the potential to synergize Islamic spirituality with learning concentration; meanwhile, rotating supervision duties and implementing peer-supervision models are essential for the sustainability of such programs.
Downloads
References
Arfannur, A., & Rahmawati, I. (2023). Pengaruh rutinitas tadarus Al-Qur’an terhadap ketenangan jiwa dan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia.
Asy’ari, M., & Fitriani, N. (2022). Psikologi Kognitif dan Pembelajaran Berbasis Otak dalam Pendidikan Islam. Bina Ilmu.
Eka Hendry, A. R. (2022). Sosiologi Pendidikan Islam: Habitus, Modal Sosial, dan Integrasi Moral di Sekolah. IAIN Pontianak Press.
Elsayed, W. (2021). The negative effects of social media on the social identity of adolescents from the perspective of social work. Heliyon, 7(2). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06327
Fahmi, M., & Hidayat, A. (2024). Tantangan disrupsi digital terhadap rentang perhatian (attention span) siswa madrasah aliyah. Jurnal Edukasi Islami.
Firmansyah, A., & Yulia, R. (2023). Integrasi nilai-nilai keagamaan dalam meningkatkan regulasi diri dan kedisiplinan siswa di madrasah. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.
Hasanah, U., & Zulkarnain, Z. (2023). Dampak penggunaan gawai terhadap fatigue kognitif dan efektivitas pembelajaran siswa tingkat menengah. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling.
Hermansyah. (2023). Psikologi Pendidikan Islam dan Kesehatan Mental Siswa di Era Digital. LP2M IAIN Pontianak.
Isnaeni, N., & Rosyid, A. (2022). Peran salat dhuha berjamaah dalam membentuk kedisiplinan dan pembiasaan pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah.
Kurniawan, D., & Mulyani, S. (2024). Efektivitas Attention Restoration Theory (ART) berbasis aktivitas keagamaan dalam memulihkan konsentrasi belajar. Jurnal Sains Psikologi.
Mahfudz, A., & Saifuddin, M. (2023). Manajemen Mutu Madrasah Berbasis Budaya Religius. IAIN Kudus Press.
Mar, N. A. (2024). Integration of Technology and Islamic Education in the Digital Era: Challenges, Opportunities and Strategies. Journal of Scientific Insights, 1(1). https://doi.org/10.69930/jsi.v1i1.74
Nurdin, N., & Rahmadi, F. (2022). Analisis teacher fatigue dan emotional labor guru PAI dalam pendampingan kegiatan keagamaan siswa. Jurnal Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi.
Prasetyo, E., & Nurhayati, S. (2023). Hubungan tingkat kekhusyukan ibadah dengan daya ingat kerja (working memory) pada remaja. Jurnal Neurosains Dan Pendidikan.
Rahmani, T., & Fitriah, L. (2024). Pembiasaan membaca Surah Yasin dan pengaruhnya terhadap penurunan tingkat stres akademik siswa. Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Education.
Said, H. A. (2022). Psikologi Belajar dalam Perspektif Islam. Amzah.
Setiawan, B., & Wibowo, H. (2023). Kebiasaan multitasking digital dan implikasinya terhadap penurunan fungsi eksekutif otak siswa. Jurnal Teknologi & Informasi Pendidikan.
Solechan, A., Zuhdi, M. L., & Syauqillah, M. (2024). The Influence of Islamic Religious Education Based on Religious Moderation and National Defence on the Nationalism of Students. Journal of Ecohumanism, 3(6). https://doi.org/10.62754/joe.v3i6.4031
Sukino, A., & Masuroh, D. (2024). Strengthening the role of parents and teachers (POMG) as social capital in schools. Arfannur: Journal of Islamic Education. https://doi.org/10.24260/arfannur.v5i1.2076
Syafaruddin, S., & Hasan, M. (2022). Ekosistem Pembelajaran Terintegrasi: Penguatan Karakter dan Kognisi di Madrasah. Perdana Publishing.
Syahbudi, & Zaenuddin. (2024). Manajemen Budaya Keagamaan dan Penguatan Regulasi Diri Siswa di Madrasah. Pascasarjana IAIN Pontianak.
Syarif. (2024). Integrasi Keilmuan dan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam Contemporer. IAIN Pontianak Press.
Wibowo, A., & Susanti, R. (2023). Detoksifikasi digital melalui ritual ibadah: Studi etnografi di madrasah aliyah. Jurnal Sosiologi Agama.
Yanti, D., & Ria Kamilah Agustina. (2025). The Influence of Social Media on Students’ Social Interactions. Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(2). https://doi.org/10.33752/ed-humanistics.v10i2.10794
Yasin, M., & Aulia, N. (2024). Optimalisasi peran pengawas sebaya (peer-monitors) untuk mereduksi beban pengawasan guru pada kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.
Zainuddin, Z., & Halim, A. (2023). Konsep khusyu’ dalam shalat sebagai sarana melatih single-tasking dan fokus belajar siswa. Jurnal Studi Islam & Peradaban.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nova Astariza, Syahbudi Syahbudi, Zaenuddin Hudi Prasojo, Masruri Masruri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
