Pengaruh Self Esteem dan Rasa Syukur Terhadap Optimisme Studi di MA Hidayatullah

Self Esteem, Rasa Syukur, Optimisme

Penulis

  • Nur Fitriyani UIN Salatiga
  • Lilik Sriyanti UIN Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.24260/assyamil.v5i1.4974

Kata Kunci:

Self Esteem, Rasa Syukur, Optimisme

Abstrak

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui; (1) pengaruh self esteem terhadap optimisme, (2) pengaruh rasa syukur terhadap optimisme siswa, (3) pengaruh self esteem dan rasa syukur terhadap optimisme. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Data dikumpulkan melalui skala psikologis self esteem berjumlah 19 item, skala psikologis rasa syukur berjumlah 29 item, dan skala psikologis optimisme berjumlah 35 item yang sudah diuji judgment oleh pakar, diuji validitas dan reliabilitasnya sehingga layak untuk digunakan. Jumlah sampel yang diambil berjumlah 76 yang dipilih menggunakan simple random sampling dari total populasi 318 siswa MA Hidayatullah. Analisis data menggunakan regresi linier ganda untuk mengetahui pengaruh self esteem dan rasa syukur terhadap optimisme siswa. Penelitian ini menemukan bahwa self esteem memiliki pengaruh terhadap optimisme dengan nilai koefisiennya sebesar 0,280 dan nilai sig 0,046 < 0,05. Kemudian rasa syukur memiliki pengaruh signifikan terhadap optimisme dengan nilai koefisien sebesar 0,757 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Self esteem dan rasa syukur memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap optimisme siswa sebesar 53,7%, dengan self esteem berkontribusi sebesar 28% dan rasa syukur sebesar 75,7%. Sisanya 46,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Artinya, setiap peningkatan 1% self esteem akan meningkatkan optimisme sebesar 28%, begitupun dengan raya syukur, setiap peningkatan 1% rasa syukur maka optimisme akan meningkat sebesar 75,7%. Hasil uji F (42,289) > F tabel (3,12) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, analisis menunjukkan bahwa self esteem dan rasa syukur secara bersama-sama berpengaruh terhadap optimisme sehingga hipotesis Ha3 diterima yang artinya self esteem dan rasa syukur secara bersama-sama berpengaruh terhadap optimisme. Berdasarkan temuan ini guru BK perlu mengembangkan program untuk meningkatkan self esteem dan rasa syukur siswa untuk meningkatkan optimisme mereka, sehingga siswa dapat lebih percaya diri dan positif dalam menghadapi tantangan.

Referensi

DAFTAR RUJUKAN

Aryanto, W., Arumsari, C., & Sulistiana, D. (2021). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Perilaku Asertif Pada Remaja. Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 5(3), 95-105.

Aryany, K. M., & Khodijah, K. (2023). Hubungan self esteem dengan syukur: Tinjauan Hadis Riwayat Sunan al-Tirmidhī No. Indeks 2034 Perspektif Psikologi.

Atiqoh, S. V. D., & Fu'ady, M. A. (2020). Kebersyukuran dan optimisme masa depan siswa sekolah menengah pertama. Psikoislamedia, 5(1), 104-119.

Dawama, F. (2018). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap optimisme keberhasilan belajar siswa Di MTs Istiqlal Delitua (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatea Utara Medan).

Dimala, C. P., & Rohayati, N. (2021). Hubungan self esteem dengan optimisme masa depan pada siswa SMK ITENAS Kelas XII. Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 1(2), 70-78.

Fitri, E. R., & Indriana, Y. (2020). Hubungan antara optimisme dengan regulasi emosi pada siswa kelas XI SMK Cut Nya’Dien Semarang. Jurnal Empati, 7(3), 881-885.

Husna, A., & Oktariani, O. (2022). Peranan rasa syukur terhadap potensi dalam diri pada remaja. UNES Journal Of Social and Economics research, 7(2), 25-31.

Indarhadi, P. L., & Lestari, R. (2017). Optimisme pada siswa remaja SMP yang tidak berprestasi akademik (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Kurniati, L., & Fakhruddin, A. U. (2018). Prestasi belajar matematika ditinjau dari sikap optimis dan pesimis siswa SMA. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 19-24.

Kusumawati, E. (2015). Pengaruh Konseling Individual terhadap Peningkatan Self esteem Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 1-10.

Lubis, B. (2019). Syukur dengan kebahagiaan remaja. Jurnal Pionir, 5(4).

Masyhuri, A. (2018). Konsep syukur (gratefulnes) (kajian empiris makna syukur bagi guru Pon-Pes Daarunnahdhah Thawalib Bangkinang Seberang, Kampar, Riau). AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 7(2), 1-22.

Musabiq, S., & Meinarno, E. A. (2017). Optimisme sebagai prediktor psikologis pada mahasiswa kebidanan. Jurnal kedokteran dan kesehatan, 13(2), 134-143.

Ni'mah, F. Z., & Khoiruddin, M. A. (2021). Pengaruh self-esteem dan optimisme masa depan Siswa Menengah Kejuruan (SMK) berbasis pesantren. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 4(1), 121-136.

Ningsih, S., & Dukalang, H. H. (2019). Penerapan metode suksesif interval pada analsis regresi linier berganda. Jambura Journal of Mathematics, 1(1), 43-53.

Prabowo, A. (2017). Gratitude dan psychological wellbeing pada remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(2), 260-270.

Pramesti, D. (2017). Pengembangan Program Bimbingan untuk Meningkatkan Self esteem Siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 22(2), 157-170.

Rahayu, S. (2020). Hubungan antara self esteem dengan problematic internet use pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Refnadi, R. (2018). Konsep self-esteem serta implikasinya pada siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 16-22.

Salim, S. P., & Purwanto, S. (2015). Hubungan antara Rasa Syukur dengan Optimisme pada Santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Sella, N. H. (2024). Pengaruh syukur dan sabar terhadap peningkatan optimisme mahasiswa ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Di Uin Raden Intan Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Sidabalok, R. N., Marpaung, W., & Manurung, Y. S. (2019). Optimisme dan self esteem pada pelajar Sekolah Menengah Atas. PHILANTHROPY: Journal of Psychology, 3(1), 48-58.

Syahputra, A. (2019). Peran Sekolah dalam Meningkatkan Optimisme Siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(2), 143-154.

Wahid, A. W., Larasati, A., Ayuni, A., & Nashori, F. (2018). Optimisme remaja yang tinggal di panti asuhan ditinjau dari kebersyukuran dan konsep diri. Humanitas, 15(2), 160.

Wardani, I. A., & Sugiharto, D. Y. P. (2020). Hubungan adversity quotient dan dukungan sosial dengan optimisme akademik pada siswa SMP Negeri 1 Wanadadi. Konseling Edukasi: Journal of Guidance and Counseling, 4(2), 160-178.

Wibisana, A. A. K., & Rha’in, A. (2024). Syukur: Perspektif Tafsir Al-Qur’an (Studi Komparasi Tafsir Al-Iklil dan Tafsir Al-Azhar). Journal on Education, 6(03), 16189-16204.

Yudiono, U., & Sulistyo, S. (2020). Self-esteem: Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 8(2), 99-105.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengaruh Self Esteem dan Rasa Syukur Terhadap Optimisme Studi di MA Hidayatullah: Self Esteem, Rasa Syukur, Optimisme. (2025). Counseling As Syamil Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 5(1), 13-25. https://doi.org/10.24260/assyamil.v5i1.4974