Perspektif Relativitas Budaya Dalam Bingkai Konseling

  • Abdul Aziz IAIN Pontianak

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan relativitas budaya dalam kacamata konseling lintas budaya. Pemahaman relativisme budaya menjadikan komunikasi antar komunitas budaya sering mengalami pergesekan pemahaman karena kepercayaan, adat istiadat, moral maupun penilaian benar atau salah tergantung dari latar belakang social masing-masing orang. Teori relativitas budaya memandang setiap individu yang berbudaya memiliki standar nilai sesuai dengan konteks latar belakang budayanya sendiri sehingga suatu tradisi tindakan dipandang relative dan berbeda denan konsep etnosentris yang selalu memandang budaya yang dimiliki selalu benar. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan studi pustaka (literature review). Kesimpulan dari penelitian ini ialah memberikan gambaran bahwa relativitas budaya dalam konteks konseling memberikan pemahaman dengan budaya yang relative menjadikan individu bisa mengerti identitas budayanya sendiri dan juga bisa memahami nilai-nilai yang berbeda dengan dirinya.

References

DAFTAR RUJUKAN

Achmad, Ubaidillah. 2016. “Konseling Lintas Budaya Perspektif Abdurrahman Wahid” 7 (1): 32.

Adhiputra, Anak Agung Ngurah. 2013. Konseling Lintas Budaya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Aep, Hasan Basri, Agus Santoso, Sugandi Miharja, Muhammad Edi Kurnanto, Muhammad Thohir, Mubasyaroh, dkk. 2022. Kapita Selekta Bimbingan dan Konseling Islam Narasi Ragam KompetensiPersembahan PABKI Untuk Negeri. Malang: Inteligensia Media.

Ardani, Nur Afif, Sulfi Amalia, dan Rooseno Hertanto. 2017. “Relativisme Budaya Dalam Hak Asasi Manusia,” no. 1: 17.

Hidayat, Fahrul, Aprezo Pardodi Maba, dan Hernisawati. 2018. “Perspektif Bimbingan dan Konseling Sensitif Budaya.” Preprint. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/vnqhb.

Komalasari, Gantina, Eka Wahyuni, dan Karsih. 2018. Teori dan Teknik Konseling. Jakarta: Indeks.

Latipun. 2017. Psikoloogi Konseling. Malang: UMM Press.

Loppies, Paula Alfa. 2018. “Penerapan Konseling Lintas Budaya dan Studi Feminis Poskolonial Terhadap Penindasan Budaya Patriarki” 1 (1): 16.

Nurihsan, Achmad Juntika. 2014. BImbingan & Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: PT Refika Aditama.

Saputra, Randi, Daharnis, dan Yarmis. 2016. “Ketercapaian Tugas Perkembangan Usia Lanjut Ditinjau Dari Jenis Kelamin dan Latar Belakang Budaya Serta Implikasinya Pada Bimbingan dan Konseling.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 2. No 1.

Sari, Elia Nurindah, dan Samsuri Samsuri. 2020. “Etnosentrisme dan Sikap Intoleran Pendatang Terhadap Orang Papua.” Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya 22 (1): 142. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p142-150.2020.

Sinaga, Merryanne Elisabet, dan Yurulina Gulo. 2020. “Konseling Lintas Budaya dan Agama (Nilai-Nilai pada Masyarakat Suku Batak dalam Melakukan Pendampingan terhadap Disabilitas).” Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) 5 (2): 96. https://doi.org/10.24114/antro.v5i2.14217.

Sulistyarini, dan Muhammad Jauhar. 2014. Dasar-Dasar Konseling. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Suwarni. 2016. “Memahami Perbedaan Sebagai Sarana Konseling Lintas Budaya” 7 (1): 22.

Yanuarti, Dian Riska. 2018. “Pendekatan Lintas Budaya Dalam Konseling Individu Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Pribadi Konseli” 4: 10.

Published
2022-11-14
How to Cite
Aziz, A. (2022). Perspektif Relativitas Budaya Dalam Bingkai Konseling. Counseling AS SYAMIL: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 25-35. https://doi.org/10.24260/as-syamil.v2i2.880
Section
Articles