Pengaruh Perubahan Regulasi Otoritas Moneter Islam Terhadap Kinerja Pasar Modal.
DOI:
https://doi.org/10.24260/f03c7h11Keywords:
Pasar Modal Syariah, Regulasi DSN, Kinerja Pasar, Likuiditas, Volatilitas, Efisiensi Pasar, IndonesiaAbstract
Regarding the capital market, both conventional and sharia, it is the heart of a country's economy. One of them is about changes in regulatory authorities issued by Islamic monetary. Previously, we must first know why the capital market is considered the heart of a country's economy. The reason is because the capital market plays a vital role in economic funding, investment diversification, economic growth, and transparency and accountability.
In recent years, the sharia capital market has shown significant growth. This includes aspects that reflect the increasing public interest in investments that are in accordance with sharia principles or rules. Islamic Monetary Authorities such as the National Sharia Council have played a crucial role in regulating and supervising the capital market, to ensure that its capital market continues to run in accordance with the established sharia rules. Changes in regulations that have been implemented by this authority include the launch of new financial instruments such as sukuk and adjustments to investment criteria. This aims to increase transparency, liquidity, and increase the attractiveness of the market for investors.
References
Bank Indonesia. (2023). Perkembangan Kebijakan Moneter Syariah di Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023-2027.
Suhaimi, M., & Bakar, M. D. (2018). Regulasi Pasar Modal Syariah dan Dampaknya terhadap Kinerja Pasar di Negara-negara Islam. International Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 7(1), 25-39.
Mansur, A. (2019). Penerapan Prinsip Syariah dalam Instrumen Pasar Modal di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 5(1), 45-60.
Majalah Keuangan Syariah. (2024). "Perkembangan Kebijakan OJK dalam Pasar Modal Syariah." Majalah Keuangan Syariah, 12(4), 15-29.
Auliyatussa'adah, N., Handayani, D. I., & Farekha. (2021). Pengaruh Saham Dan Reksadana Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2013-2019. JIEF: Journal of Islamic Economics and Finance, 1(1), 37–45.
Chusnul, A., Hermawan, H., & Wildaniyati, A. (2022). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Jumlah Uang yang Beredar, dan Jakarta Islamic Index (JII) Terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah. Ekomaks: Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 11(11), 114–120.
Julia, A. M., & Diana, N. (2022). Bagaimana Pengaruh Keberadaan Pasar Modal Syariah Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi Nasional. Jurnal Masharif Al-Syariah, 7(30), 253–276.
Kamal, M., Kasmawati, Rodi, Thamrin, H., & Iskandar. (2021). Pengaruh Tingkat Inflasi dan Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance, 4(2), 521–531.
Nurhidayah, D., Hidayati, A. N., & Habib, M. A. F. (2022). Pengaruh Inflasi, Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tahun 2013-2020. Jurnal Sinar Manajemen, 9(1), 158–173.
https://ojk.go.id/id/data-dan-statistik/laporan-tahunan/Pages/Laporan-Tahunan-OJK-2023.aspx
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Islamic Economy and Business (JIsEB)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

