Implementation of Interactive Digital Modules Based on Integrative Learning Models to Improve Students' Religious Literacy: A Qualitative Case Study
DOI:
https://doi.org/10.24260/khatulistiwa.v16i1.6257Keywords:
Interactive Digital Module, Integrative Learning Model, Religious Literacy, Islamic Religious Education, Qualitative Case StudyAbstract
This study examines the implementation of an Interactive Digital Module based on the Integrative Learning Model to improve students’ religious literacy in Islamic Religious Education (PAI). The urgency of this research arises from the challenges of conventional PAI learning, which tends to be textual, fragmented, and insufficiently contextual amid the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0. Using a qualitative case study approach, this research was conducted at MAN 1 Bireuen, Aceh, involving teachers, students, and curriculum stakeholders. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The findings indicate that implementing an Interactive Digital Module that integrates Qur’anic values, contemporary social realities, and multimedia elements encourages students to move beyond cognitive memorization toward a deeper internalization of religious values. The module facilitates students in connecting religious content with everyday-life contexts, thereby supporting a more comprehensive, contextual, and applicative form of religious literacy. The novelty of this study lies in the systematic use of the Fogarty integrative model as a pedagogical framework within a digital platform that prioritizes interactive engagement over mere content digitization an emphasis that distinguishes it from prior PAI digital-media studies, which have concentrated largely on content migration or technical adoption. This research contributes an instructional framework that may inform the future development of integrative, interactive digital media for PAI; as a qualitative case study, it does not claim generalizable or causal effects, and any transfer of these findings to other settings should be assessed with due caution.
Penelitian ini mengkaji penerapan Modul Digital Interaktif berbasis Model Pembelajaran Integratif untuk meningkatkan literasi keagamaan peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Urgensi penelitian ini berangkat dari tantangan pembelajaran PAI konvensional yang cenderung tekstual, terfragmentasi, dan kurang kontekstual di tengah perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan era Masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MAN 1 Bireuen, Aceh, dengan melibatkan guru, peserta didik, dan pemangku kepentingan kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Modul Digital Interaktif yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an, realitas sosial kontemporer, dan unsur multimedia mendorong peserta didik untuk beralih dari sekadar menghafal konsep secara kognitif menuju penghayatan nilai-nilai keagamaan yang lebih mendalam. Modul tersebut memfasilitasi peserta didik dalam menghubungkan materi keagamaan dengan konteks kehidupan sehari-hari sehingga mendukung pengembangan literasi keagamaan yang lebih komprehensif, kontekstual, dan aplikatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Model Integratif Fogarty secara sistematis sebagai kerangka pedagogis dalam platform digital yang mengutamakan keterlibatan interaktif peserta didik, bukan sekadar digitalisasi materi. Penekanan tersebut membedakan penelitian ini dari studi sebelumnya mengenai media digital dalam pembelajaran PAI yang sebagian besar berfokus pada pemindahan konten ke format digital atau adopsi teknologi dari aspek teknis. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka pembelajaran yang dapat menjadi acuan bagi pengembangan media digital interaktif yang integratif dalam pembelajaran PAI pada masa mendatang. Namun, sebagai studi kasus kualitatif, penelitian ini tidak dimaksudkan untuk mengklaim adanya efek kausal atau menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasikan. Oleh karena itu, penerapan temuan penelitian ini pada konteks lain perlu dipertimbangkan secara cermat dengan memperhatikan karakteristik masing-masing lingkungan pembelajaran.
References
Ainon Mohd and Abdullah Hassan. Kemahiran Belajar. Kuala Lumpur: PTS Professional, 2005.
Al-Qaradhawi, Yusuf. Fiqih Peradaban: Sunnah sebagai Paradigma Ilmu Pengetahuan. Surabaya: Dunia Ilmu, 1997.
Arsyad, Azhar. Media Pembelajaran, Edisi Revisi. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. Los Angeles: SAGE Publications, 2014.
Daradjat, Zakiyah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Falah, Zainal, Syahlarriyadi, Habibah Juniarti, and Maretha Diyana. "The Role of Digital Transformation in Managing Islamic Religious Education Learning." Mimbar Pendidikan 10, no. 3 (2025): 375–390. https://doi.org/10.17509/mimbardik.v10i3.
Fitri, Agus Zaenul. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012.
Fogarty, Robin. The Mindful School: How to Integrate the Curricula. Palatine, IL: Skylight Publishing, 1991.
Gunawan, Heri. Pendidikan Islam: Kajian Teoretis dan Pemikiran Tokoh. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.
Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2009.
Ismail SM. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM. Semarang: RaSAIL Media Group, 2008.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. Models of Teaching, 9th ed. Boston: Pearson, 2015.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas, 2009.
Majid, Abdul. Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Majid, Abdul. Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.
Malterud, Kirsti, Volkert Dirk Siersma, and Ann Dorrit Guassora. "Sample Size in Qualitative Interview Studies: Guided by Information Power." Qualitative Health Research 26, no. 13 (2016): 1753–1760.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. Los Angeles: SAGE Publications, 2014.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.
Muhaimin. Nuansa Baru Pendidikan Islam: Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.
Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Munadirin, A., R. Muslim, and Z. Fatah. "Transformation of PAI Learning Through Approaches to Active Deep Learning Experience (ADLX) in the Digital Era." Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam 17, no. 2 (2023): 185–202. https://doi.org/10.21580/nw.2023.17.2.26745.
Nugraha, T. C., E. S. E. S. A. Abdel Rahim, and F. Lukman. "Integrating Problem-Based and Flipped Learning in Islamic Religious Education: A Pathway to Achieving Sustainable Development Goals." Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 1 (2024): 125–136. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i1.35204.
Roqib, Moh. Ilmu Pendidikan Islam: Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat. Yogyakarta: LKiS, 2009.
Rosyada, Dede. Madrasah dan Profesionalisme Guru dalam Arus Dinamika Pendidikan Islam di Era Otonomi Daerah. Depok: Kencana, 2017.
Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, Edisi Kedua. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014.
Schwab, Klaus. The Fourth Industrial Revolution. Geneva: World Economic Forum, 2016.
Smaldino, Sharon E., Deborah L. Lowther, & James D. Russell. Instructional Technology and Media for Learning, 10th ed. Boston: Pearson, 2012.
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2010.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2018.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.
Sulaiman, M. "E-Module Based on Blended Learning for Islamic Religious Education Learning." Indonesian Research Journal in Education 7, no. 1 (2023): 104–120. https://doi.org/10.22437/irje.v7i1.23885.
Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf. Profesi Keguruan: Menjadi Guru yang Religius dan Bermartabat. Gresik: Caremedia Communication, 2018.
Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Yin, Robert K. Case Study Research and Applications: Design and Methods, 6th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 syukri, Maya Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
