ASPEK HUKUM ISLAM DALAM PENGELOLAAN MAKAM ULAMA SEBAGAI DESTINASI WISATA RELIGI DI BATU LAYANG PONTIANAK

Penulis

  • Marhaban Marhaban Program Studi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Pontianak
  • Firdaus Achmad Fakultas Syariah IAIN Pontianak
  • Abu Bakar Fakultas Syariah IAIN Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.24260/al-aqad.v3i2.1960

Kata Kunci:

Aspek Hukum, Destinasi Wisata Religi, Makam Batu Layang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan makam Batu Layang dari pusat ziarah menjadi destinasi wisata religi dan bagaimana aspek hukum Islam dalam pengelolaan makam ulama sebagai destinasi wisata religi yang ada di Kota Pontianak. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan yuridis-empiris. Sumber data penelitian menggunakan data primer berupa wawancara dengan tokoh agama MUI Kalimantan barat sedangkan data sekunder berupa jurnal, buku, skripsi, dan artikel yang berkaitan dengan aspek hukum dalam pengelolaan makam ulama. Peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Adanya perkembangan turut dipromosikan di media online dan menerima banyak kunjungan di berbagai daerah. Hal ini diikuti dengan perubahan tata kelola Batu Layang dan munculnya usaha-usaha lokal. Di batas itu, Batu Layang membuka lapangan pekerjaan dan aktivitas ekonomi. Perkembangan ekonomi ini sebenarnya menjadi salah satu tujuan dari UU RI No. 10 Tahun 2009 dan kepentingan pemerintah daerah Pontianak. 2) Aspek hukum Islam dalam pengelolaan makam Batu Layang sebagai destinasi wisata religi dinilai sah oleh para tokoh agama MUI.

Referensi

Abidin, Ali Zainal. “Membangun, Mengijing, atau Menghias Kuburan, Bolehkah?” Jum, 10 Juli 2020. Sumber: https://www.nu.or.id/syariah/membangun-mengijing-atau-menghias-kuburan-bolehkah-elCBy

Firmansyah, Haris, Agus Sastrawan Noor, and Ika Rahmatika Chalimi. "Penggunaan Biografi Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah." Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya 11, no. 2 (2021): 158-172.

Sari, Dyah Ivana. “Objek Wisata Religi Sunan Muria.” Universitas Sebelas Maret, 2010.

Sugiyono, Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2015.

Tanjung, Intan Silvia. “Dampak Objek Wisata Religi Terhadap Pendapatan Dan Peluang Usaha Pedagang Di Sekitar Masjid Raya Baiturrahman Dan Makam Syiah Kuala.” Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, 2019.

Tim Publikasi Katadata and Ekarina. “Berwisata Religi Ke Makam Pendiri Kota Pontianak.” Katadata.Co.Id, 2021, Khusus edition. https://katadata.co.id/ekarina/berita/6098e72d0c5b3/berwisata-religi-ke-makam-pendiri-kota-pontianak.

Tim Publikasi Minanews.net. “Makam Batu Layang, Pusat Ziarah Dan Wisata Religi Di Pontianak.” Minanews.Net, 2016. https://minanews.net/makam-batu-layang-pusat-ziarah-dan-wisata-religi-di-pontianak.

Triyanto, Amin. “Strategi Pengembangan Wisata Religi Kabupaten Demak Menjadi Pusat Destinasi Wisata Religi.” Universitas Islam Negeri Malang, 2019.

Unduhan

Diterbitkan

2024-01-29

Cara Mengutip

ASPEK HUKUM ISLAM DALAM PENGELOLAAN MAKAM ULAMA SEBAGAI DESTINASI WISATA RELIGI DI BATU LAYANG PONTIANAK. (2024). Al-Aqad, 3(2), 403-408. https://doi.org/10.24260/al-aqad.v3i2.1960