Tehnik Emphaty Dalam Cybercounseling Model Asynchronous

المؤلفون

  • Lukman Nulhakim UIN Mataram

DOI:

https://doi.org/10.24260/29j3ka35

الكلمات المفتاحية:

Empathy, Cybercounseling & Asynchronous

الملخص

Konseling digital pendekatan Asynchronous memungkinkan konseli dan konselor berkomunikasi melalui pesan teks, email, atau platform lain tanpa harus berada dalam waktu yang sama. Model ini memberikan fleksibilitas bagi konseli untuk mengakses layanan kapan saja dan memungkinkan konselor untuk merespons sesuai dengan jadwal mereka. Model Asynchronous memberikan space yang lebih fleksibel dalam implentasinya memungkinkan interaksi layanan tidak harus bersifat direct. Model konseling yang non direct dan cenderung tekstual memungkinkan terjadi kekeliruan dalam memahami pesan bimbingan yang termuat dalam proses konseling digital model Asynchronous. Maka dalam artikel ini penulis menekankan pada aspek yang berkaitan dengan konten bimbingan atau informasi melalui pesan teks, email, atau platform lain yang menjunjung pada aspek kontennya yang memuat lingkup aspek empati. Penelitian menggunakan pendekatan (library research) dengan beberapa diskusi hasil temuanya adalah konsep sistem digital konseling model Asynchronous dalam pengelolaan layanan BK, meliputi 1) Gambaran cybercounseling pendekatan asynchronous (2) Urgensi konten empati dalam cybercounseling berbasis asynchronous (3) Tawaran teknik empati dalam cybercounseling model asynchronous

المراجع

Afrianti, N. (2018). Permainan Tradisional, Alternatif Media Pengembangan Kompetensi Sosial-Emosi Anak Usia Dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1).

Ardi, Z., Yendi, F. M., & Ifdil, I. (2013). Konseling online: sebuah pendekatan teknologi dalam pelayanan konseling. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1(1), 1-5.

Bolton, J. (2017). The Ethical Issues Which Must Be Addressed in Online Counselling. Australian Counselling Research Journal, 11(1), 1-15.

Gladding, S. T. 2012. Konseling Profesi yang Menyeluruh. Jakarta: Indeks.

Handoko, H. P. (2018). Pengaruh Layanan Bimbingan dan Konseling dengan Prestasi Belajar konseli SMA”. Jurnal Dewantara, 4(02), 214-229.

Handrian, L., & Ardani, N. (2025). Manajemen Pelayanan BK Ditinjau Dari Keprofesionalan Kepala Sekolah Sebagai Dukungan Sistem Yang Berintegrasi. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(1), 76-86. https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.686

Hariko, R., & Ifdil, I. (2017). Analisis kritik terhadap model KIPAS; Konseling Intensif Progresif Adaptif Struktur”. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(2), 109-117.

Ifdil, I., & Ardi, Z. (2013.) Konseling online sebagai salah satu bentuk pelayanan e-konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(1), 15-22

Ilham, I. (2017). Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen dalam Bimbingan dan Konseling Agama Islam. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 13(25), 37-50.

Karneli, Y., & Hakim, F. A. (2024). Memahami Kesiapan Konselor dalam Pemberian Layanan Bimbingan dan Konseling Kepada konseli. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 50-57. https://doi.org/10.32585/advice.v6i2.6021

Kholifah, S., Khoiriyah, S., Ismanto, H. S., & Yulianti, P. D. (2024). The Role of Guidance and Counseling Teacher Services in Implementing Individual Counseling to Improve Learning Independence. Lectura: Jurnal Pendidikan, 15(1), 51-63.Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 24-29. https://doi.org/10.17977/um050v8i12025p24-29

Kirana, D. L. (2019). Cyber Counseling sebagai Salah Satu Model Perkembangan Konseling bagi Generasi Milenial. Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 8(1), 51-63.

Lee, S. (2010). Contemporary Issues of Ethical E-Therapy. Journal of Ethics in Mental Health, 5(1).

M. P. Susanto, Ahmad (2018). Bimbingan dan konseling di Sekolah: Konsep, teori, dan aplikasinya. Kencana Pasmawati, H. 2016. “Cyber Counseling Sebagai Metode Pengembangan Layanan Konseling Di Era Global”. Jurnal Ilmiah Syi'ar, 16(2), 34-54

Pasmawati, H. (2016), Cyber Counseling Sebagai Metode Pengembangan Layanan Konseling Di Era Global, Jurnal Ilmiah Syi'ar, 16(2), 34-54

Pelatihan Aplikasi Digital Pengelolaan Himpunan Data Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional MGBK SMP Kota Malang. Abdima

Petrus, J. & Sudibyo, H. (2017). Kajian Konseptual Layanan Cyberconseling”. Konselor, 6(1), 6-12.

Prasetya, A. F. (2017). Model CyberCounseling: Telaah Konseling Individu Online Chat-asynchronous Berbasis Aplikasi Android, In Prosiding Seminar Bimbingan dan Konseling (Vol. 1, No. 1, pp. 31-38).

Rinala, I. N., Yudana, I. M., & Natajaya, I. N. (2013). “Pengaruh Kualitas Pelayanan Akademik terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Maha konseli pada Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali”. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 4(1).

Rofiq, A. A. (2017). “Teori dan praktik konseling”.

Rohmah, R. (2019), Urgensi manajemen bimbingan konseling dalam melahirkan peserta didik berkarakter. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 4(1), 102-115. https://doi.org/10.35316/jpii.v4i1.174

Shaw, H. E., & Shaw, S. F. (2006). Critical Ethical Issues In Online Counseling: Assessing Current Practices With An Ethical Intent Checklist. Journal of Counseling & Development, 84(1), 41-53.

Simon, I. M., Atmoko, A., Indreswari, H., Hamibawani, S. Z., & Setyadi, C. P. N. (2025).

Sovitriana, R., Fitri, H., Ratrini, N. P. S., & Annisya, R. U. N. (2021). Kualitas Persahabatan dengan Hubungan Empati dan Interaksi Remaja konseli Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 3 Jakarta. IKRA- ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 1-8.

Sudarmiyanti, S. (2018), Layanan Bimbingan dan Konseling di Era Digital”. Prosiding Seminar Nasional Strategi Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Era Disrupsi.

Sulthoniyah, I. & Sausanuz Zakiyyah H. (2025). Pemanfaatan Sistem Digital Pada Pengelolaan Bimbingan Konseling di Sekolah. Journal of educational research and community service (jercs), vol. 1 (2025): special issue: teknologi dalam pendidikan, 132-139

Wibowo, N. C. H. (2016). Bimbingan Konseling Online. Jurnal Ilmu Dakwah, 36(2), 271-287

منشور

2026-05-07

إصدار

القسم

Articles

كيفية الاقتباس

Tehnik Emphaty Dalam Cybercounseling Model Asynchronous. (2026). Counseling As Syamil Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 5(2), 11-21. https://doi.org/10.24260/29j3ka35