IMPLEMENTASI DAKWAH MENGGUNAKAN KONSEP KITAB WISHAYA AL ABA LI AL-ABNA PADA PERILAKU PACARAN REMAJA (STUDI MENINGKATKAN NILAI SPIRITUAL REMAJA)

Penulis

  • Widyanto Triatmojo Univarsitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kata Kunci:

Dakwah Islamiyah, pacaran, budaya, remaja.

Abstrak

Remaja adalah masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa ketika menginjak usia 10 tahun hingga 20 tahun. Salah satu tugas perkembangan remaja adalah ketertarikan terhadap lawan jenis. Relasi romantis juga akan terjalin memberikan pengaruh yang besar pada perkembangan remaja. Di Indonesia pacaran diartian sebagai sebuah proses perkenalan masa sebelum pernikahan. Sebenarnya dalam Islam terkadang pacaran juga dikenal juga sebagai proses ta’aruf. Dalam kasus pacaran remaja maka harusnya da’i memandang bahwa pacaran adalah sebuah bahasa dan bahasa adalah sebuah budaya yang seharusnya menjadi wadah dalam melaksanakan proses konseling terhadap remaja. Artikel ini menjelaskan konsep pacaran dari 3 disiplin ilmu yaitu psikologi, budaya dan dakwah Islamiyah. Artikel ini menggunakan pendekatan dakwah Islamiyah sebagai sebuah alternatif solusi menyampaikan nilai-nilai agama pada remaja yang melakukan pacaran.  dakwah, mengikutsertakan konsep-konsep Islam yang bertujuan untuk membentuk berperilaku yang sesuai dengan perintah Allah SWT.

Unduhan

Diterbitkan

2021-05-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI DAKWAH MENGGUNAKAN KONSEP KITAB WISHAYA AL ABA LI AL-ABNA PADA PERILAKU PACARAN REMAJA (STUDI MENINGKATKAN NILAI SPIRITUAL REMAJA). (2021). Jurnal Manajemen Dakwah, 2(1), 25-36. https://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/j-md/article/view/263

Artikel Serupa

1-10 dari 62

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.